Polres Kampar Gaungkan Semangat Melindungi Tuah, Menjaga Marwah Lewat Launching Tanjak
KAMPAR – Komitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Riau kembali ditegaskan oleh Polres Kampar. Kapolres Kampar, Boby Putra Ramadhan Sebayang, memimpin langsung Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang yang digelar di lapangan upacara Mapolres Kampar, Jumat (20/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan implementasi menyeluruh dari motto Kapolda Riau, Herry Heryawan, yakni “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, yang menjadi semangat dalam merawat nilai-nilai luhur adat dan budaya di Bumi Lancang Kuning.
Berita Terkait
- Momen Haru di Pekanbaru! Anak Panti dan Hotel Bintang Tiga Duduk Satu Meja
- Safari Ramadan di Mapolda Riau, Kapolri Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Krisis Global
- Ratusan Lampu Colok Terangi Malam Ramadhan di Bukit Raya, Tradisi Lama Kembali Hidup
- Wabup Rohul Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadan
- 29 Hektar Lahan di Pekanbaru dan Sekitarnya Terbakar Akibat Cuaca Panas
Dalam amanatnya, AKBP Boby menegaskan bahwa apel launching ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam merawat identitas budaya daerah.
“Berdasarkan arahan pimpinan, hari ini seluruh Polres dan Polresta di jajaran Polda Riau melaksanakan apel launching penggunaan Tanjak dan Selempang secara menyeluruh,” kata Kapolres.
Ia menjelaskan, setelah launching ini, setiap hari Jumat personel laki-laki Polres Kampar akan mengenakan tanjak, sementara personel perempuan menggunakan selempang sebagai bagian dari atribut kedinasan bernuansa budaya Melayu.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa penggunaan tanjak dan selempang bukan hanya program rutin, tetapi simbol penghormatan terhadap tradisi dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Riau.
“Semoga dengan langkah ini, kita dapat bersama-sama menjaga kelestarian budaya di tanah Melayu Riau tercinta,” tutup Kapolres.
Apel launching tersebut turut dihadiri Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, jajaran Pejabat Utama (PJU), seluruh personel, serta tiga perwakilan dari Lembaga Adat Kampar (LAK). Kehadiran tokoh adat ini semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga marwah budaya lokal.
Dengan semangat kebersamaan, Polres Kampar membuktikan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya mewujudkan Polri yang Presisi sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai adat Melayu.(son)
- WhatsApp: 0812-667-000-70
- Email: [email protected]
Redaksi Riauku.com menerima laporan peristiwa, rilis resmi,
serta foto atau video yang memiliki nilai berita.
Sertakan identitas lengkap untuk keperluan verifikasi redaksi. Setiap informasi akan ditinjau sesuai standar jurnalistik.




Tulis Komentar